Indonesia
adalah negara dengan sumber daya alam yang melimpah ruah, segala jenis tumbuhan
bisa ditemukan, berbagai macam hewan bisa dijumpai bahkan segala bahan material
alam terpenuhi.Kenyataan tersebut yang membawa negara Indonesia pada gelar
negara atlantis yang hilang, negara Indonesia memiliki potensi begitu besar
untuk menjadi negara adidaya, menjadi negara terkaya di seluruh dunia, negara
dengan kondisi penduduk makmur dan sejahtera.
Sektor
paling kuat yang menunjang perekonomian Indonesia adalah sektor pertanian,
dengan tanah yang begitu subur dan keanekaragaman sumber daya alam yang tiada
tandingan.Bahkan kondisi ini menjadikan penduduk Indonesia memegang kuat mata
pencaharian dalam bidang pertanian.Hanya saja mata pencarian bidang pertanian
yang tersebar di Indonesia saat ini masih tergolong dalam kriteria yang miskin
dan tidak sejahtera.Pertanian indonesia saat ini masih di dominasi dengan usaha
skala kecil, modal yang terbatas, penggunaan teknologi yang masih sederhana,
wilayah pasarannya lokal dan daya saing masih sangat rendah.
Perlu adanya inovasi yang membangun guna meningkatkan kualitas dan kemampuan daya saing untuk menunjang ketahanan pangan dalam negeri bahkan mampu berevolusi menjadi negara ekspor pangan.
Perlu adanya inovasi yang membangun guna meningkatkan kualitas dan kemampuan daya saing untuk menunjang ketahanan pangan dalam negeri bahkan mampu berevolusi menjadi negara ekspor pangan.
Pertanian
masa depan tidak akan bisa bertahan hanya dengan pola seperti pertanian saat
ini (konvensional). Tetapi pertanian konvensional masih akan memegang peran
yang cukup penting. Pada masa yang akan datang akan ada 3 pola pertanian
penting,yaitu:
1. Pertanian Konvensional
2. Pertanian Konservasi
3. Pertanian dengan Teknologi Tinggi.
Pertanian
konvensional adalah pertanian seperti yang dilakukan oleh sebagian besar petani
di seluruh dunia saat ini. Pertanian ini mengandalkan input dari luar sistem
pertanian, berupa energi, pupuk, pestisida untuk mendapatkan hasil pertanian
yang produktif dan bermutu tinggi. Pada masa yang akan datang sistem pertanian
ini akan lebih ramah lingkungan bersamaan dengan lebih banyak input teknologi.
Pertanian
Konservasi juga akan meluas. Ada kelompok-kelompok masyarakat yang mempunyai
tuntutan terhadap pangan yang bebas pestisida dan bebas dari pupuk kimia, serta
kelompok yang ingin agar pertanian tidak mencemari lingkungan. Dua kelompok
masyarakat ini akan semakin besar di dunia, demikian pula di Indonesia.
Produktivitas sistem ini pada umumnya rendah, lebih-lebih pada beberapa tahun
kemudian, mutu fisik atau visual produk juga rendah, tetapi keamanannya
tinggi dan dipercaya oleh sebagian konsumen nilai zat berkhasiatnya yang
terkadung di dalamnya tinggi. Namun, karena adanya permintaan yang semakin
besar dari kelompok-kelompok ini akan mendorong semakin luasnya pertanian
konservasi. Pada pertanian konservasi, prinsip utamanya adalah pertanian yang
mengandalkan dan berusaha mempertahankan kelestarian alam.
Pertanian
Teknologi Tinggi juga akan meningkat pada masa depan. Pertanian ini akan sngat
produktif, produknya bermutu tinggi, aman, kandungan gizi dan zat berkhasiat
yang ada di dalamnya bisa diatur sesuai kebutuhan.
Hingga saat ini telah
berkembang sistem atau alat bantu guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi
bidang pertanian.Sistem atau alat bantu itu diantaranya, pengecekan tumbuh kembang tanaman secara otomatis, telah berkembang
alat dengan nama web camera yang dimana petani tidak perlu setiap hari mengecek
menuju lokasi penanaman, alat ini dikembangkan oleh kouno dia mengkombinasikan
web camera dan sebuah robot metrologi.Web camera ini secara otomatis
mengumpulkan foto-foto tanaman yang digunakan untuk menganalisa secara jarak
jauh(remote).Seorang petani Jepang yang melengkapi greenhousenya dengan web
camera semula hanya ditujukan untuk memantau kondisi perkembangan tanamannya,
tetapi kemudian sistem ini digunakan untuk mempromosikan tanaman serta
buah-buahan yang ada di green housenya menggunakan web camerra untuk memantau
tanamannya dan menghubungkannya ke jaringan internet, petani ini menjual
tanamnnya kepada pembeli dan memberikan kebebasan sang pembeli memntau
perkembangan buah-buahan tersebut melalui web hingga siap dipanen.
Alat lain yang
telah digunakan berupa pengembangan sistem berbasis PDA yang dikombinasikan
dengan Global Positioning System (GPS) untuk mengumpulkan data pertanian dan
lokasinya.Sistem ini dikembangkan oleh Okuta dan Yamakawa.Selanjutnya Fukatsu
mengembangkan sistem untuk memonitaring sebuah area pertanian, sistem ini
memiliki sejumlah sensor untuk memantau suhu, kelembapan, sinar matahari,
kondisi tanah. Serta memiliki fitur untuk terhubung ke jaringan internet.
Dari data
diatas dapat kita simpulkan bahwa tidak selamanya pertanian berada dalam
kondisi yang mengenaskan dan penuh dengan aura ketertinggalan.Dengan bukti
telah berkembangnya alat-alat yang sangat membantu bidang pertanian, tentu
muncul peluang besar bahwa pertanian di masa depan sanagt mampu untuk memimpin
bahkan mampu menjamin perekonomian dunia
Yang perlu di lakukan lagi adalah bagaimana segala macam alat bantu aktifitas pertanian
ini mencapai seluruh penjuru wilayah, tidak hanya tempat-tempat metropolitan,
namun seluruh pojok dan pelosok negeri mampu merasakan.Sehingga kemanfaatan ini
benar-benar menyeluruh tanpa terkecuali.Prediksi kekurangan lahan di masa yang akan datang mampu di tangani dengan membangun gedung untuk metode atau lahan pertanian dengan alat bantu yang serba modern.Pencahayaan dengan kadar yang di sesuaikan, kelembapan yang sesuai dan nutrisi atau pupuk yang tepat guna atau efisien.

Semoga pertanian Indonesia semakin maju
BalasHapus