Rabu, 23 Oktober 2019

Welcome, dear

This post totally a sweetie greeting for the sake of my new own journey, yeah sounds so selfish wkwkkw 
Hei Ina, Happy Birthday, selamat mengulang 23 yang ke 23. I'm being super nervous for a long time before this moment, all feelings inside just something that i can't define it is. and see we arrive in now, wow. The age is just number but the journey is everything. Welcome, my new chapter in this journey, Kaina :)

23 tahun waktu yang cukup lama, sebelum semuanya tentu saya ingin mengucapkan puji syukur, terimakasih, dan sejuta kebahagiaan yang tidak akan mampu terdefinisikan sempurna, terimakasih yaAllah untuk semua anugerah kenikmatan menjalani hidup dengan kasih sayang, rahmat yang tak pernah henti walau sedetik saja. Alhamdulillah, semoga mampu menjaga semua kenikmatan ini hingga tutup usia :) 
Jujur, ini kali pertama saya benar-benar antusias dalam menyambut ulang tahun, hanya karena umur saya sama dengan muasal angka saya dilahirkan wkwkw. Sebuah pilihan sederhana yang terdengar sedikit tidak dewasa demi menuju kedewasaan selanjutnya. haha Begitulah saya, menjalani perjalanan 23 tahun sebagai pengembara mencari jati diri, mencari makna kenapa seorang saya harus menyapa dunia dengan segala jatah, yeah we called it's takdir hidup yang sudah melekat dari awal sebelum semuanya ada. Kenapa? apa Allah sedang main-main, atau Allah hanya iseng oh atau Allah hanya menambah jumlah 1 digit baru dari populasi yang jumlahnya milyaran di dunia ini? BIG NO. tentu tidak, dear. Iya, saya masih terus mencari sekaligus menerapkan makna-makna hidup itu. Saya ingin memandang hidup dengan begitu sederhana tapi tidak menyepelekan setiap kenikmatannya, dan ternyata saya juga baru sadar bahwa sederhana adalah sebuah kenikmatan! WOW it's super amazing bravo mantub. Setelah panjang jalan yang saya garis dan saya tengok ke belakang penuh dengan belok-belok dan coretan salah medan, yah saya senang sekali karena tentu belak-belok lintasan menjadikan ukuran panjang jalan saya lebih banyak, akan berbeda dengan satu utas garis lurus yang bisa saya lihat ujung nya dengan mudah, bukan? semakin panjang ukuran lintasan tentu pengalaman jatuh bangun nya akan semkain banyak proses pematangan sikap dan pikiran didapat dari semua peristiwa yang telah dilalui entah kita merasa gagal atau berhasil, tapi sejatinya tidak ada kegagalan yang berujung pada kesia-sia an, semuanya mengandung pelajaran sangat berharga. Karena kedewasaan, kebijaksanaan, kesederhanaan tidak bisa dibeli di toko onlen, atau di pasar fisik, semua itu buah dari perjalanan panjang yang tak ternilai harga nya :) Mari kita lanjutkan perjalanan lagi.
hah.
Pagi ini saya sangat bersemangat dengan diri sendiri, merasa masih banyak mimpi dan harapan yang harus saya penuhi. Untuk saya, keluarga, saudara, masyarakat, kawan, kerabat dan semua ekosistem semesta yang lain, lingkungan dan hewan-hewan misal nya, ahaha. AYOK AH SEMANGAT NYA DIISI TERUS BEB. ISI ULANG ENDORFIN ADA DIMANA-MANA :)
Balik lagi ke satu kata yang benar-benar saya syukuri setelah sedikit berhasil menjadikan nya kata yang selalu saya pegang, SEDERHANA.
yah, sederhana tidak lagi sebuah kata yang biasa saja bagi saya, sederhana dalam memberikan sudut padang, sederhana dalam bersikap, dan sederhana dalam mengambil keputusan.
Sederhana ternyata menjadi tidak sederhana seperti muasal kata nya. dalam kasus kecil yang pernah saya alami, sederhana dalam bersosial media contohnya. Ternyata untuk menemukan kata sederhana dalam pengelolaan akun-akun pribadi saya, saya butuh waktu 7 bulan and continued until idk when the time's up, maybe until the Almighty call me back.

Saat mendengar kata sederhana saya selalu lebih tertarik dan klik gitu, tidak seperti sebelum-sebelumnya haha. Kemudian suatu hari saya membaca yang naas nya saya lupa entah itu artikel atau tulisan lepas di akun sosmed orang, yang intinya sederhana memang tidak sesederhana kata nya, seperti kata sederhana dalam puisi Eyang Sapardi yang berjudul "Aku ingin", keinginan mencintai dengan sederhana tapi diksi yang digunakan jauh dari kata sederhana itu sendiri, berikut puisi nya:
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
oiya, bonus kalo mau dengerin musikalisasi puisi nya Eyang Sapardi bisa cek musisi legend Ari-Reda, sepasang yang benar-benar sempurna membawakan puisi dengan nada-nada indah dan petikan gitar yang uwuw.

Begitu seutas pembuka di usia saya yang memasuki quarter life crisis.

Salam,

Saya :)
Share:

Senin, 03 Desember 2018

Sabtu, 22 September 2018

Magang Hunter #1 [Aku]

Haii. Pekan pertama sudah berakhir, jangan terlalu sering menghitung hari karena jumlah nya tak akan berubah. Wokai!
Pekan pertama tentang aku.
Jika ada orang yang kadang aku benci dan berlarut ku ratapi dalam satu waktu, tentu itu aku.
Jika ada orang yang sangat aku sayang sekaligus maklumi tentu itu juga aku.
Jika ada orang dengan tawa dan air mata berdekatan, kek tetanggaan pasti itu aku juga. 
Aku. Memang semenarik itu, etapi definisi menarik setiap orang tidak sama bukan? Menarik ku adalah.. saat hati lagi baik dan mudah di kondisikan. Kapan? Musiman ga setiap saat. Diantara aku. Zzz gajelas. Monolog aku.

Berada dalam tempat baru dan belajar menempatkan diri didalam nya harus hati-hati, karena kesan pertama adalah emas ((yang tidak bernilai jual))
Iyaa wess.
Aku tetap aku yang banyak cacat melekat. Sepeti yang aku bilang, magang ku kecelakaan. Kecelakaan yang tidak boleh terlalu lama disesali. Toh menyesali saja tidak akan merubah apapun, dan kata bijak nya adalah.. aku harus lekas bangkit dan berdiri, tapi mensugesti tanpa aksi saja tidak cukup bukan? Ah kok klise banget sih. Zzz
Abis ini aksi ya, jangan lupa lagi! Lupa kok dipiara trus si ku. :(
Tempat baru dan orang-orang baru, semoga kesan pertama dan selanjutnya mereka tentang aku adalah kesan baik, pun untuk ke 3 teman ku.

Sepekan ini aku di lab. Rasa nya nano-nano, eh jadi inget permen dan short story. Wkwk
Miko tak ajak tukeran soalnya dia dah biasa dengan kehidupan lab, secara dia anak kimia asli. HM sayang nya dia ga mau. Eh sempet mau tapi bersyarat, pake gelato 100 yaela. Masih syarat lainnya yg bernilai basa-basi.

Lucunyaaa aku ini, yang pernah mimpi magang di Jepang eh malah sekarang ilo yang kesampean lagi di Jepang. Hebat Lo, selamat! mimpi kau bahkan udah tercapai lebih cepat dari yang direncanakan. Congrats Lo, u ar a real achiever i have knew. Totally u did it so well. Verygudjobb.
Btw lawak juga yaa, ku baru nyadar pas nulis ini. Ilo yang pingin ke Rinjani, entah dah kesampean blm eh aku Alhamdulillah juga ke ((lereng)) Rinjani semester ini. Trus 2 tahun lalu pas aku pingin ke Jepang semester ini, justru Ilo yang fix ke Jepang. Kadang hidup memang begitu. Mau tak tulis tapi ga sanggup, ga layak kata2 itu aku urai. Selamat sekali lagi selamat, sukses terus!
Anw. Sejauh ini pribahasa pungguk merindukan bulan ((sekarang bulannya makin purnama tanpa purna)) masih aku pegang, sampe semua nya "aman".
Aku ini, yang mudah terombang-ambing harus berpegang pada ilusi, membangun tembok tinggi tapi medan nya sangat mudah dilalui. Haha podowae rek.
Mau bilang kasihan tapi ga boleh, sekarang sesama aku tidak sedang saling merendahkan. Wk
Ya itu aku.
Yang sekali waktu bisa sangat menggemaskan, menjengkelkan dan serba ketidakjelasan. Hmm

Lucunyaaa aku ini, yang pernah menabung harapan, Semarang tempag pulang setelah Magelang. Sekarang dua-dua nya tinggal harapan.
Magang oh magang. Bukan untuk diratapi tapi dijalani.

Habis magang ideal nya skripsi dann dengan sadar atau tidak ternyata dah hampir berkahir kuliah ku, Februari jelas bukan terminal pemberhentian, disana hanya bisa melongok menghantarkan dan mengucapkan tanda kebahagiaan kepada beberapa kawan.
Mungkin Juni eh atau Oktober? Pilihan yang dua-dua nya ada di genggaman.
Weit.
Dah mau nyampe Jogja rupanya. Dah lah. Jogja, tempat yang lebih dari sekedar pulang. Apa itu? Aku juga ga tahu.
Jogja yang setiap titik lokasi nya menyimpan banyak cerita, tentang semua rasa yang beradu, tanpa izin dan permisi. Tapi terlanjur ga bisa aku usir pergi. Yaudah. Selamanya akan mengisi pikiran dan hati. Ga papa

Aku merasa kadang terlalu baik, padahal perasaan yang seperti itu lah yang sejatinya membuat aku menjadi orang jahat. Jahat terhadap perasaan (re:prasangka) susah sekali rupanya mengendalikan hati, latihan nya super ekstra- teori nya kek gampang karena sejatinya pengendali prasangka adalah sebaik-baik manusia. Eh kata sapa ya Allah :" sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat, dan mengendalikan prasangka baik adalah salah satu manfaat, semoga.
Jadi inget, ngutip dari repost an story nya bunda Ashva bahwa Allah membatasi antara manusia dan hati nya.
Lengkap nya ada di QS: Al-Anfal 24.
Semoga Allah senantiasa jaga hati-hati kita yaa.
Yaa muqollibal qulub tsabbit qalbi 'ala diinik. Aamiin.
Kledung-Jogja

Lovely
Kaina
Share:

Selasa, 18 September 2018

Membungkus Kenangan

Apalah yang lebih indah, selain memutar kenangan yang bisa meningkat kan semangat dan kesadaran akan banyak kewajiban yang harus di tunaikan.
Hari ini magang kedua, rasa-rasa nya mengulang hari-hari awal di pulau orang: Lombok.
Suhu
Pemandangan
Getaran, ini akhir-akhir di Lombok yang ujungya nya merubah semua, disini aku emang blm cerita. Besok ya, semoga bisa dan ga lupa.
Aseli, tiap mobil lewat getaran nya kerasa bangett. Seketika mengaktifkan hormon adrenalin dan aktivasi ingatan yang bikin was-was bin deg-deg an. Eh atau balasan (re:cara) Allah menjawab rasa penasaran aku ngilangin trauma ya? Nyampe gugling dan ga nemu jawaban nya, pening pun kepala ku.
Rupanya Allah tahu cara yg ampuh. Membiasakan diri dengan getaran, kurang lebih selama 2,5 bulan. Makin was-was bin deg-deg an atau kebalikannya ya? lihat aja gimana kedepannya. Wkwkwk

Magang kali ini aku kecelakaan, tapi ga papa bukankah ga ada kebetulan yang tidak sengaja? Eh gimana? Semuanya kan udah Allah tulis sebelum aku ada jadi kebetulan yang aku kira-kira adalah hadiah yang Allah kirim, bisa dari doa ataupun harapan yang pernah ada. Wkwkw kok normatif banget ya aku ni. HM

Hari magang pertama dan kedua. Pertama sih observasi, malah sempet kali kami nonton evakuasi pemadaman gunung Sumbing. Heboh juga rupanya, helikopter ngangsu air, ga manusia aja yg ngangsu air rupanya. Wkwkw
Kedua dah bagi-bagi per tupoksi masing-masing.
Aku? nongki di lab, bikin media sama ngamatin multiplikasi. Besok lah, ku jadi laboran beneran. Wkwkw adalah mbak Tutik yang lagi penelitian, dannn lawak nya feeling aku pas pertama liat mbak Tutik bener sempurna. Ya Allah semoga Allah beri hidayah untuk mbak Tutik. Aamiin.
Hikmah nya?
Aku kudu belajar lebih banyak lagi. Biar bisa ke Turki.
Post aja biar lega :v
Tanganku dah kurusan alhamdulillah. Dah bisa genggam, genggam mimpi apalagi. Haha
Harm regards
Kaina



Share:

Jumat, 14 September 2018

2 Bulan

Hitungan waktu yang sama, rasa-harap dan usaha yang beda.
2 bulan berarti 60 hari 1440 jam dan dentingan jarum jam yg kalo dikumpulin bisa lah buat energi baru. Coba aja bikin inovasi kalo lagi gabut. Pasti makin gabut :'
Eh jangan deng, kalo pas gabut banget nyampe ga ketulungan tu mending dzikir dan banyak doa, ga papa meski doa nya mbatin :v mana tahu doa2 yg sering meski ga di jahrkan menjadi doa-doa mustajab di suatu hari. Hehe. #ntms
Balik ke 2 bulan. Saat ini ia adalah hitungan waktu yang sama dari 2 sudut pandang: masa lalu dan masa depan. Memang benar apa yg terlihat sama tak selalu sama, eh gimana.. ini misal nya:
2 bulan lalu tepatnya bulan Juli, ada harap-harap cemas yang mengusik dari awal bulan ini. Tentang bayangan 2 bulan di tempat orang dengan, adat-budaya, kebiasaan dan perilaku yang serba baru. Ada takut, cemas, khawatir yg mengganggu. Pun tak tertinggal ada harap, asa, mimpi dan hal menyenangkan yang menari-nari membuat riang hati.
Mulai lah aku susun beberapa pertemuan untuk menawar waktu 2 bulan yang belum pernah terjadi, berpisah sesungguhnya dengan jarak yang tak lagi bisa di tawar.
Pertemuan yang benar-benar aku hargai. Pertemuan yang benar-benar membuat aku bersyukur dan tak ingin sedikit pun membicarakan hari esok. Saat itu aku  berprinsip, menikmati dan menghabiskan hari ini yang tak lagi bisa ku beli esok hari. Jadii, jangan bahas esok sedikit pun cukup hadirkan diri (jiwa raga) seutuhnya. Aku, kamu adalah kita sekarang. Besok? Belum tentu. Dan itu ampuh sekali Alhamdulillah, detail cerita nya masih ku ingat nyampe sekarang. Rekor bukan? Wkwk
Saat itu pertemuan menjadi salah satu calon kenangan yang akan aku jadikan obat jika 2 bulan yang akan datang aku "tidak baik-baik saja" batinku saat itu.
Dan 2 bulan ku saat itu telah berlalu, menjelma hari ini. Apakah aku sempat tidak baik-baik saja? Apakah batinku menjadi kenyataan? Wkwk. Hayoloo. Cerita 2 bulan lalu akan di bungkus di kotak sendiri, besok saat pikiran sudah kembali normal. Sekarang? Lagi on my way, masih setengah jalan.
Lalu bagaimana dengan sisi satunya, sisi masa depan yang tidak bisa diihat, diterawang pun juga ga akan kesampean.
2 bulan masa depan, dimulai dari sekarang dan akan berakhir bulan November, itu di kalender ku. Bisa sama bisa beda di kalender lainnya, aku ambil sama nya aja ya :v
September
Oktober
November
September, bulan ke-9 yang nyata nya sedikit sekali, bahkan mendekati "tak ada" kenangan hidup yg terselamatkan didalam hari-hari nya, selama 21 tahun terlewati.
Eh tapi, September tahun ini ada kenangan baru, 7 September 2 bulan nikahan nya bulek Hana. Wkwk dan bulan dimana belio meninggalkan kisah #balada25. Aku? Masih bahkan baru mulai dengan kisah #baladasemestertua. Haha
Oktober, bulan ke-10 yang woi. Ternyata ini awal mula aku liat dunia dan resmi jadi makhluk paling sempurna, manusia.
Aku? Gadis Oktober yang yaaa, biasa aja. Sekali dan ga akan aku lupa, bulan dan tanggal yg sama dengan adek gadisku satu2 nya. Helma. Sek, jadi inget dah mau tua aja aku. Ahh- abis ini juga lupa lagi. Wkwk
Terimakasih Oktober dari 11 yang lain, kau sempat menjadi yg pertama tapi aku yakin itu ga akan selamanya. Wk bahkan sekarang semakin dewasa nya aku (re:tua) semakin sadar bahwa ulang-tahun hanyalah ulangan tanggal setiap tahun yang tidak melulu harus 'dirayakan' dengan berbagai hal mewah yg bisa jadi beberapa dari kita menjadikan kemewahan sebagai euforia yg membahagiakan, untuk 1 hari dalam 1 tahun. Hmm bagiku tak lagi begitu (eh ini bukan pembelaan karena ga pernah dirayain ya) lah wkwkw.
Toh dulu kecil aku inget betul gimana ibu menyatukan tanggal kelahiran dua putri nya, perayaan kecil2 an bersamaan dengan mengundang banyak teman, menyenangkan sekali, cukup sekali aja perayaan nya, senang nya keputar berkali-kali kok. Sure!
Toh aku ingat betul kejadian pas masih di asrama dengan keruwetan anak2 yg heboh nya masih kerasa nyampe sekarang. Wkwk lawak ya Allah.
Terimakasih ibuk Mailof dan temen2 ku yg kusayangi dari lubuk hatiii. Uuu. Doa terbaik untuk kalian :3
November. Samaaaa. Aku nabung banyak cerita di dalam nya. Dulu pas aku masih di asrama doa tentang keberkahan usia jadi santapan hampir setiap hari nya.
Dan 10 November yang terkenang sebagai hari pahlawan, dua pahlawan ku pun Allah hadirkan di dunia, bertahun-tahun silam, dengan tanggal yang sama persis. Allah debesttt producer ever.
Bapak Hanafi
Mbak Laila
Ya Allah jaga mereka yang selalu mengantongi nama ku dalam doa.
Lah kok jadi kesini. intermezoo
Padahal 2 bulan kedepan yang aku maksudkan adalah, tahap kedua terakhir sebelum penyelesaian studi S1
Magang.
Jika 2 bulan lalu adalah tahap ketiga yaitu KKN, maka saat ini 2 bulan akan aku lalui di tempat baru.
Dengan adat-budaya yang hampir sama, bahkan jarak tak benar-benar nyata toh masih bisa ku tawar dengan dua roda yg putaran nya memudahkan setiap langkah aktivitas ku selama ini. Si hitam, ayoo kita lebih kuat lagi untuk 2 bulan ini yaa.
3 jam di setiap akhir pekan yang semoga Allah selamatkan, fisik dan non fisik nya. Aamiin

Nah.. 2 bulan ini tak ingin aku terlalu khawatir dan terlalu bahagia. Semua nya tetap "direncanakan" soalnya kata motivasi nya tuu... "gagal merencanakan sama hal nya dengan merencanakan kegagalan" see? How does planning is very important bebbi.
Hanya saja, angan ku masih aku penjarakan dalam batas wajar, bisa jadi nay bukan itu yang Allah mau. Bukan rancangan seperti itu yang Allah izinkan.
Lalu? jika benar apa yg Allah pilihkan dan aku rencanakan tidak sama maka aku bisa apa?
Sekarang aku lebih memilih merencanakan dan menyimpan nya dalam doa biarlah simpanan itu Allah nyatakan atau Allah hilangakan dan diganti dengan yang jauhhh lebih baik menurut-Nya.
Aku ikhlas ya Allah.

Harm regards
Kaina 
Share:

Sabtu, 08 September 2018

Untuk Tumblr.

Setelah melalui jalan panjang berliku bahkan tersesat, akhirnya diputuskanlah tempat itirahat sementara, disini di rumah lama yang harus segera direnovasi biar lebih layak lagi. Tapi eh tapi, sebelum berbenah dan mencoba membiasakan diri biar bisa betah haruslah ku ucap dan ku kenang semua jasa-jasa rumah lama ku, Tumblr dengan segala isi dan sapaan warga nya yang selalu bikin rindu. Terimakasih banyak tumblr :)
Btw, kemaren udah sih ku bilang langsung ke tumblr remukan kata yang ga papa lah di post juga disini. WKWK


SEE U NEXT TIME, MBLER.
Aku tahu, tulisan ini ga akan pernah terpublish lewat akun ini, setidaknya untuk beberapa waktu dekat. Namun, ga adanya kau ga akan pernah jadi titik balik aku berhenti nulis, aku berhenti curhat, kalo yng terjadi adalah kebalikan dari itu, justru jika kau bisa protes, pasti kau akan lakuin itu kan? Wkwkw #pedegila.
Ga papa mbler, kau udah berjasa nampung semua ketidakjelasan, kerecehan, kesedihan dan bahkan hanya sedikit kebahagiaan yg aku bagikan. Kau ga marah kan? Maaf aku baru sempet bilang sekarang. Wkwkw

Mbler, aku titip baik2 semua nya yaa. Tentang perasaan dan banyak pikiran yang udah aku curahin, aku ga tahu sampe kapan ingatan ini Allah titipkan. Semoga bisa bersua lagi, di lain waktu. Wkwkwk

Eh tenang aja aku baik-baik kok, sekarang aku lagi usaha nyari rumah baru, dan kalo kamu dah balek pasti aku akan kemas2 dan pindah kesini lagi. See u again mbler.

Ohyaa, ada tempat baru namanya medium, aku tahu dari ilo, *inget cerita coklat panas kan?*
Iyaaa, aku tahu kau lebih inget ceritanya dari pada aku- hmm curang kau. Wkkwwk
Ilo migrasi disana, baru ada satu tulisan. Ga nambah2 haha. Doakan yaa semoga aku bisa lebih baik disana.
Woiii. Curang kali emang kau, sedih ni aku sekarang. Dah lama dak ngomel2 disini, mau ngomel2 malah takut kau makin ga bisa balik lagi. Huahahahahah

Lawak yaa mbler, aku dah receh blm? Ohya very need important to knoww. Ada makhluk baru yg receh juga, gak akan bisa aku cerita disini lagi, kau kepo kan? Makanya segera sehat dan ku bisa curhat lagi yaa. Wkwkw. Dia dan sejuta cerita yang masih ku simpan, kemari dan ambil simpanan ku untukmu.

Tons of love


Kaina
Yang menunggu mu kembali, segera
Share:

Jumat, 16 Oktober 2015

Pertanian Masa Depan



Indonesia adalah negara dengan sumber daya alam yang melimpah ruah, segala jenis tumbuhan bisa ditemukan, berbagai macam hewan bisa dijumpai bahkan segala bahan material alam terpenuhi.Kenyataan tersebut yang membawa negara Indonesia pada gelar negara atlantis yang hilang, negara Indonesia memiliki potensi begitu besar untuk menjadi negara adidaya, menjadi negara terkaya di seluruh dunia, negara dengan kondisi penduduk makmur dan sejahtera.
Sektor paling kuat yang menunjang perekonomian Indonesia adalah sektor pertanian, dengan tanah yang begitu subur dan keanekaragaman sumber daya alam yang tiada tandingan.Bahkan kondisi ini menjadikan penduduk Indonesia memegang kuat mata pencaharian dalam bidang pertanian.Hanya saja mata pencarian bidang pertanian yang tersebar di Indonesia saat ini masih tergolong dalam kriteria yang miskin dan tidak sejahtera.Pertanian indonesia saat ini masih di dominasi dengan usaha skala kecil, modal yang terbatas, penggunaan teknologi yang masih sederhana, wilayah pasarannya lokal dan daya saing masih sangat rendah.



Share: